Dzikir Shalawat Munjiyat

Membaca shalawat merupakan salah satu amalan yang sering dianjurkan dan para Ulama sering mengingatkan kita semua tentang fadhilah, manfaat, yang bisa kita raih atas karunia Allah swt. dengan membiasakan diri untuk mengamalkan bacaan shalawat. Berikut ini adalah bacaan Dzikir Shalawat Munjiyat:

Dzikir Shalawat Munjiyat
Dzikir Shalawat Munjiyat

Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammadin shalaatan tunjiina bihaa min jamii'il ahwaali wal aafaati. Wa taqdhii lanaa bihaa jamii'al haajaati. Wa tuthahhirunaa bihaa min jamii'is sayyi'aati. Wa tarfa'unaa bihaa 'indaka a'lad darajaati. Wa tuballighunaa bihaa aqshaal ghaayaati. Min jamii'il khairaati fil hayaati wa ba'dal mamaati. Innaka 'alaa kulli syai'in qadiirun.

Ya Allah, curahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, dengan shalawat yang dapat menyelamatkan kami dari segala macam bencana dan penyakit, dapat memenuhi segala kebutuhan kami, dapat menyucikan kami dari segala kotoran, dapat mengangkat kami kepada tempat tertinggi disisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami pada tujuan-tujuan yang terjauh dari segala kebaikan di dunia dan setelah mati. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Khasiat dan Keutamaan dari Shalawat Mujiyat ini, diantaranya:
  • Untuk mendatangkan hajat dan berhasil segala macam cita-citanya.
  • Untuk menghilangkan segala macam kesusahan dan dapat mengatasi segala macam kesulitan hidup di dunia dan di akhirat.
  • Untuk membuat hati menjadi tenang dan jiwa menjadi tenteram.
  • Untuk membuat doa atau permohonannya selalu dikabulkan oleh Allah swt.
  • Untuk membuat hati menjadi bersih dan terang, pikiran menjadi cerdas, cerdik, dan pandai.
  • Untuk memohon hajat dunia dan hajat akhirat maka Allah swt. akan mengabulkannya dengan lebih cepat daripada kilat, karena shalawat ini merupakan bagian dari gedung-gedung Arasy (singgasana Allah swt.).
  • Untuk menolak segala macam bencana dan segala macam penyakit baik lahir maupun batin.

Cara mengamalkan Dzikir Shalawat Munjiyat, adalah sebagai berikut:
  1. Barangsiapa yang membaca Dzikir Shalawat Munjiyat ini sebanyak 500 (lima ratus) kali setiap hari secara istiqomah, Insha Allah dapat mendatangkan segala macam hajat, berhasil apa yang menjadi cita-citanya, berhasil apa yang menjadi kehendak hatinya, baik untuk urusan duniawi maupun urusan ukhrawi, dan akan mendapatkan kekayaan yang besar dan luar biasa.
  2. Barangsiapa yang membaca Dzikir Shalawat Munjiyat ini sebanyak 1000 (seribu) kali pada tengah malam (pukul 24.00) setiap hari secara istiqomah, Insha Allah dapat menghilangkan segala macam kesusahan dan dapat mengatasi kesulitan hidup di dunia maupun hidup di akhirat kelak. Doa dan permohonannya akan Allah swt. kabulkan dengan lebih cepat melebihi kecepatan kilat atau cahaya.
  3. Barangsiapa yang membiasakan mengamalkan bacaan Dzikir Shalawat Munjiyat ini sebanyak 11 (sebelas) kali setiap selesai melaksanakan ibadah shalat fardlu secara istiqomah, maka Insha Allah segala macam permohonannya akan dikabulkan oleh Allah swt. Akan dibuka pintu rezekinya dari segala arah dan dengan jalan yang tak disangka-sangka. Ada Ulama yang mengatakan rezeki itu akan senantiasa mengikuti kemanapun, dimanapun, dalam keadaan bagaimanapun, orang yang istiqomah membaca Shalawat Munjiyat ini.

Dzikir Agar Selalu Ditolong Allah

Ketika kita sedang menghadapi permasalahan kehidupan yang sulit, dalam keadaan bahaya, untuk memohon kelancaran dalam aktivitas pekerjaan dan bisnis, dan dalam menghadapi berbagai problem-problem kehidupan lainnya, maka yakinlah akan dekatnya pertolongan Allah swt. bagi orang-orang yang beriman dan senantiasa mengerjakan amal-amal shaleh.

Ada satu bacaan dzikir yang dapat kita amalkan sebagai usaha batiniah dan memohon pertolongan Allah swt. agar permasalahan hidup yang tak kunjung reda, Insya Allah akan cepat teratasi dan Allah memberikan kemudahan melalui jalan / pemecahan yang tak pernah disangka-sangka. Amalkanlah dzikir berikut ini:

Dzikir Agar Selalu Ditolong Allah
Dzikir Agar Selalu Ditolong Allah

Hasbunallaahu wa ni'mal wakil.

"Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung".
(QS. Ali 'Imran [3]: 173)

Wiridkanlah bacaan dzikir tersebut setelah melaksanakan shalat fardhu, sebanyak 7 (tujuh) kali atau 70 (tujuh puluh) kali. Dan akan lebih afdhal lagi, hendaknya mewiridkan bacaan dzikir ini sebanyak-banyaknya / semampu kita setiap saat.

Doa / dzikir ini pernah diucapkan oleh Nabi Ibrahim as. ketika beliau dimasukkan kedalam api, dan pertolongan Allah senantiasa dekat dengan hamba-hambaNya yang shaleh. Begitu juga pernah diucapkan Nabi Muhammad saw. beserta para sahabat beliau ketika orang-orang mengatakan, "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka. Maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab:

Hasbunallaahu wa ni'mal wakil.

"Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung".
(QS. Ali 'Imran [3]: 173).

Dengan mengamalkan bacaan dzikir diatas, Insya Allah dirinya akan berada dalam penjagaan Allah yang kokoh dan berada dalam simpanan-Nya yang tidak akan pernah hilang, dan Allah swt. akan menjaganya dalam setiap gerak dan langkah, Allah swt. akan senantiasa memelihara orang yang istiqomah mengamalkan bacaan dzikir ini dari segala macam gangguan dan bahaya yang bisa terjadi dalam keadaan apapun dan dimanapun, baik saat dirumah, bekerja, belajar di sekolah, perjalanan menuju ke masjid, dan lain sebagainya. Aamiin.

Keutamaan Dzikir Menggunakan Tangan Kanan

Keutamaan Dzikir Menggunakan Tangan Kanan
Keutamaan Dzikir Menggunakan Tangan Kanan

Kaum muslimin yang dirahmati Allah swt, berikut ini beberapa hadits yang berisi perihal keutamaan melakukan dzikir dengan menggunakan ruas-ruas jari tangan kanan. Semoga tangan dan anggota tubuh kita yang lainnya akan memberikan kesaksian yang baik, sehingga kita semua akan selamat dan dijauhkan dari api neraka kelak di akhirat, Aamiin. Berikut hadits-hadits tentang Keutamaan Dzikir Menggunakan Tangan Kanan:

Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra beliau berkata: "Aku pernah melihat Rasulullah saw menghitung dzikir dengan tangannya."
(HR. at-Tirmidzi No. 3486)

"Dari Abdullah bin 'Umar ra berkata: Saya melihat Rasulullah saw bertasbih (berdzikir) dengan (jari-jari) tangan kanannya."
(HR. Abu Dawud II/81, at-Tirmidzi V/521, Shahiihul Jami' IV/271 No. 4865)

"Hitunglah (dzikir) itu dengan ruas-ruas jari karena sesungguhnya (ruas-ruas jari) itu akan ditanya dan dijadikan dapat berbicara (pada hari Kiamat)."
(HR. Abu Dawud No. 1345)

Rasulullah saw berkata kepada kami: "Hendaknya kalian bertasbih (ucapkan Subhaanallah), bertahlil (ucapkan Laa ilaaha illallaah), dan bertaqdis (menyucikan Allah), dan hitunglah dengan ujung jari-jemari kalian karena itu semua akan ditanya dan diajak bicara (pada hari Kiamat), janganlah kalian lalai yang membuat kalian lupa dengan rahmat Allah."
(HR. at-Tirmidzi No. 3583 dan Abu Dawud No. 1501)

Dzikir Yang Pahalanya Melebihi Dzikir Sehari Semalam

Dzikir Yang Pahalanya Melebihi Dzikir Sehari Semalam
Dzikir Yang Pahalanya Melebihi Dzikir Sehari Semalam

Berikut bacaan dzikirnya:
Alhamdulillaahi 'adada maa kholaq,
walhamdulillaahi mil-a maa kholaq,
walhamdulillaahi 'adada maa fis-samaawaati wa maa fil ardh,
walhamdulillaahi 'adada maa ahshoo kitaabuh,
walhamdulillaahi mil-a maa ahshoo kitaabuh,
walhamdulillaahi 'adada kulli syai-in,
walhamdulillaahi mil-a kulli syai-in,

Subhaanallaahi 'adada maa kholaq,
wa subhaanallaahi mil-a maa kholaq,
wa subhaanallaahi 'adada maa fis-samaawaati wa maa fil ardh,
wa subhaanallaahi 'adada maa ahshoo kitaabuh,
wa subhaanallaahi mil-a maa ahshoo kitaabuh,
wa subhaanallaahi 'adada kulli syai-in,
wa subhaanallaahi mil-a kulli syai-in.

Segala puji bagi Allah sebanyak ciptaan-Nya,
Segala puji bagi Allah meliputi seluruh ciptaan-Nya,
Segala puji bagi Allah sebanyak segala yang ada di langit dan di bumi,
Segala puji bagi Allah sebanyak segala yang terhitung dalam kitab-Nya,
Segala puji bagi Allah meliputi semua yang dapat dihitung dalam kitab-Nya,
Segala puji bagi Allah sebanyak segala sesuatu,
Segala puji bagi Allah meliputi segala sesuatu,

Maha suci Allah sebanyak ciptaan-Nya,
Maha suci Allah meliputi seluruh ciptaan-Nya,
Maha suci Allah sebanyak segala yang ada di langit dan di bumi,
Maha suci Allah sebanyak segala yang terhitung dalam kitab-Nya,
Maha suci Allah meliputi semua yang dapat dihitung dalam kitab-Nya,
Maha suci Allah sebanyak segala sesuatu,
Maha suci Allah meliputi segala sesuatu.

Dzikir ini adalah berdasarkan pada hadits berikut ini:
HR. Imam Nasa'i 6/50 hadits No. 9994, Ibnu Khuzaimah 1/371 hadits No. 754, dan Imam Thabrani 8/238 hadits No. 7930. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Kitab Shahihul Jami' No. 2615.

Suatu saat Nabi saw melihat Abu Umamah ra menggerakkan bibirnya, maka beliau bertanya, "Apa yang sedang kau baca wahai Abu Umamah?". Dia menjawab, "Aku sedang berdzikir kepada Allah." Beliau mengatakan, "Maukah aku tunjukkan kepadamu dzikir yang pahalanya lebih banyak dari dzikirmu selama sehari semalam?" Kemudian beliau mengajarinya: (dzikir diatas), dan beliau berpesan, "Ajarkanlah dzikir ini kepada orang-orang setelahmu."

Pembaca yang selalu dirahmati Allah swt, Anda juga dapat melihat penjelasan sebagian dari Dzikir Yang Pahalanya Melebihi Dzikir Sehari Semalam ini melalu link youtube pada menit ke 07.26, berikut link youtubenya: https://www.youtube.com/watch?v=xhK1Xr0D8Gc

Bacalah dzikir ini pada waktu senggang Anda, kemudian tetap berdzikir bacaan lainnya (terutama setelah shalat) dan membaca Al-Quran beserta memahami maknanya. Semoga Allah swt senantiasa memberikan rahmat-Nya berupa keyakinan disertai dengan petunjuk yang haq / cahaya, agar kita senantiasa dalam ridho dan kasih sayang Allah swt, Aamiin.



[Sumber: madinatulquran.or.id, youtube.com]

Dzikir Qur'an Surat at-Taubah Ayat 128-129

Qur'an Surat at-Taubah Ayat 128-129
Qur'an Surat at-Taubah Ayat 128-129

Bacaan Qur'an Surat at-Taubah ayat 128-129:
Laqad jaaakum rasuulun min anfusikum 'aziizun 'alaihi maa 'anittum hariisun 'alaikum bil mu'miniina rauufurrahiim. Fain tawallau faqul hasbiyallaahu laa ilaahaillaa huwa 'alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul 'arsyil 'adhiim.

"Sungguh telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang Mukmin. Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah, 'Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arasy yang agung." (QS. at-Taubah: 128-129)

Saudara seiman yang selalu diberi rahmat Allah, fadhilah dari Surat at-Taubah ayat 128-129 ini adalah: barang siapa yang membacanya sebanyak 7 (tujuh) kali dalam sehari semalam, atau lebih baik lagi dibaca sebanyak 7 (tujuh) kali sesudah salat fardlu, Insha Allah akan dapat menghilangkan kegundahan, kegalauan, keresahan, ketakutan, dan lain sebagainya.

Jadi, apabila kita sedang resah, sedang khawatir, sedang banyak utangnya, hidup terasa susah saben harinya, maka cobalah untuk melakukan dzikir dengan membaca Surat at-Taubah ayat 128-129 ini. Insha Allah yang tadinya sempit rezeki berubah menjadi lapang rezekinya, yang merasa hina berubah menjadi mulia, yang sedang susah akan diganti Allah menjadi gembira dan syukur, yang hidup penuh dengan utang akan Allah beri kelancaran untuk melunasi hutang-hutangnya.

Dalam Surat at-Taubah ayat 128-129 juga terdapat kalimat Hasbiyallah yang mengandung makna bahwa ketika kita sedang mengalami masalah, kita sedang resah, maka kita akan meyakinkan diri kita bahwa Cukuplah Allah bagi kita semua! Dan kita yakin bahwa yang lain hanyalah perantara yang bisa pergi dan menghilang kapan saja, tetapi Allah swt. akan terus-menerus menjaga dan menolong kita. Allah senantiasa ada untuk kita. Mudah-mudahan dengan melakukan dzikir Surat at-Taubah ayat 128-129 ini hati kita akan menjadi tenang dan masalah kehidupan lambat atau cepat akan diangkat Allah dan berganti menjadi nikmat dan berkah yang wajib kita syukuri, Aamiin.

Enam Syarat Agar Taubat Kita Diterima

Pembaca yang budiman, memohon ampunan atas kekhilafan, kedzaliman, dan berbagai kesalahan yang pernah kita lakukan akan membawa berkah yang luar biasa kepada kita semua. Manusia sebagai makhluk yang dianugerahi hawa nafsu sering tak mampu menghandle dan memanage dengan baik hawa nafsunya, sehingga manusia lebih sering pula melakukan perbuatan dosa baik yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja, baik oleh karena keinginan sendiri maupun dalam kondisi dipengaruhi (tekanan) oleh orang lain.

Enam Syarat Agar Taubat Kita Diterima
(QS. Nuh [71]: 10-12)

Dari QS. Nuh ayat 10-12 tersebut kita dapat memetik sebuah hikmah bahwa orang yang memohon ampun (bertaubat) setelah dia berbuat dosa, akan mendapatkan ampunan dari Allah swt. Hal ini karena memang harus kita yakini bahwa ampunan dan rahmat Allah itu meliputi langit dan bumi, ampunan Allah lebih besar dari murka-Nya. Sehingga setelah benar-benar bertaubat, memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Pengampun, kita akan mendapatkan anugerah rezeki yang luar biasa besar dan melimpah. Harta kita akan bertambah banyak dan melimpah.

Nah, kita tentu kepengen sekali agar taubat kita ini benar-benar diterima Allah swt., agar keberkahan rezeki, keberkahan kehidupan dapat kita peroleh. Ada setidaknya 6 (enam) syarat yang wajib dipenuhi apabila kita ingin agar taubat kita diterima, yakni:
  1. Menyadari sesadar-sadarnya akan kesalahan yang pernah dilakukan. Karena seseorang yang tidak merasa bersalah, dia tidak mungkin akan bertaubat. Kita mesti mengakui dengan jujur bahwa manusia tak pernah luput dari kesalahan, malah kenyataannya kita sering melakukan banyak perbuatan dosa.
  2. Menyesali kesalahannya. Menyesal artinya kita merasa tak pernah tenang jika tidak segera memohon ampunan, merasa gelisah jika tidak segera bertaubat. Menyesal dapat berarti pula kita menyadari dan menyayangkan kenapa kita telah berbuat dzalim. Orang yang menyesal, dia merasa kecewa terhadap dirinya sendiri. Meskipun orang yang bertaubat sudah menyadari kesalahannya, tetapi jika dia tidak menyesal, maka dia dapat dikatakan belum bertaubat.
  3. Memohon ampunan kepada Allah swt., yaitu dengan cara membaca istighfar disertai dengan keyakinan yang kuat, atau dengan berprasangka baik bahwa Allah akan senantiasa mengampuni dosa-dosanya.
  4. Berjanji tidak akan mengulangi kesalahan dan dosa yang sama. Orang yang ingin dosanya diampuni maka wajib menjaga diri dan keluarganya dari hal-hal yang membuka kesempatan atau peluang bagi dirinya untuk berbuat dosa. Bisa dilakukan misalnya dengan ikhtiar mendekati orang-orang yang saleh, yang Insha Allah mereka itu adalah teman-teman dan sahabat kita yang bisa mengingatkan dan menjaga kita agar tak melakukan kesalahan yang sama.
  5. Akan senantiasa melakukan kebaikan-kebaikan dan amal saleh. Perbanyaklah sedekah agar taubat kita diterima Allah swt. Perbanyaklah membantu sesama meski hanya dengan pikiran, saran, atau tenaga. Jangan ragu-ragu untuk sering mengulurkan tangan kepada sesama yang membutuhkan pertolongan kita.
  6. Tetap komitmen dan konsisten dalam jalan yang benar dan jalan yang diridhai Allah swt., perkuat keyakinan bahwa hanya jalan yang benarlah yang akan membawa kita kepada keselamatan hidup baik di dunia maupun akhirat.
Pembaca yang budiman, demikianlah 6 (enam) syarat agar taubat kita diterima. Semoga Allah Yang Maha Pengampun senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya untuk kita semua. Aamiin.

Dzikir Shalawat Nariyah

Dzikir Shalawat Nariyah
Shalawat Nariyah

Bacaan Shalawat Nariyah:
Allaahumma shalli shalaatan kaamilatan wa sallim salaaman taamman 'alaa sayyidinaa Muhammad alladzii tanhallu bihil 'uqadu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdhaa bihil hawaaiju wa tunaalu bihir raghaa-ibu wa husnul khawaatimi wa yustasqal ghamaamu biwajhihil kariimi wa 'alaa aalihi wa shahbihii fii kulli lamhatin wa nafasin bi-'adadi kulli ma'luumil laka.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang dapat melepas beberapa kerepotan / ikatan, menghilangkan beberapa kesusahan, mendatangkan beberapa hajat, khusnul khatimah, dan curahan rahmat sebab wajah mulia pada tiap saat dan nafas sebanyak yang Engkau ketahui, dengan kerahmatan-Mu Dzat Yang paling Belas Kasih.

Menurut para ulama, Shalawat Nariyah ini jika dibaca / diamalkan secara istiqomah dan penuh kecintaan kepada Allah dan rasul-Nya, mendatangkan khasiat atau memiliki keutamaan sebagai berikut:
  • Doa dan hajat dengan mudah dan cepat dikabulkan Allah swt.
  • Melancarkan rezeki dan rezeki akan Allah datangkan dari berbagai arah dan tidak disangka-sangka.
  • Insha Allah akan terhindar dari segala macam kejahatan, penipuan, dari tekanan orang-orang yang dzalim, dan lain sebagainya.
  • Allah akan menjaga kita dari musibah dan malapetaka.
  • Menurut Imam al-Qurthubi, Allah akan melepaskan kedukaan, kebimbangan, dan kesusahan, menghilangkan segala bahaya, memudahkan segala urusan, meninggikan kedudukan, meluaskan rezeki, membuka pintu kebajikan, diamankan dari bencana setiap waktu dan dari kelaparan serta kefakiran, dicintai semua manusia, dan dimakbulkan permintaannya.
  • Sedangkan menurut Imam as-Sanusi, orang yang istiqomah membaca Shalawat Nariyah ini seakan-akan rezekinya turun langsung dari langit dan dikeluarkan oleh bumi.
Cara mengamalkan Shalawat Nariyah adalah sebagai berikut:
  1. Menurut Muhammad Afandi An Nazali dan Imam al-Qurthubi, bahwa seseorang yang istiqomah membaca Shalawat Nariyah ini sebanyak 41 (empat puluh satu) atau 100 (seratus) kali setiap hari atau jumlahnya lebih dari itu, Insha Allah akan terlepaslah duka cita yang sedang dialaminya, terlepaslah kesulitan dan segenap kesusahan yang sering menimpanya, mempermudah urusan, Allah swt. akan menganugerahkan cahaya rahasia-Nya, mendapatkan kedudukan dan derajat yang mulia, memperluas rezeki dan menjadikan rezeki tersebut semakin berkah, dibuka berbagai macam pintu kebaikan, terpelihara atau selamat dari bahaya dan malapetaka, selamat dari kondisi dan keadaan yang membuat dirinya beserta anggota keluarga mengalami kelaparan dan kemiskinan, memperoleh kecintaan-Nya setiap saat, dan Insha Allah berbagai doa dan keinginan akan mudah terkabul.
  2. Menurut Syekh Imam Sanusi, bahwa seseorang yang istiqomah mendzikirkan Shalawat Nariyah ini sebanyak 11 (sebelas) kali setiap hari, maka Allah swt. akan menurunkan rezeki yang luar biasa dari langit serta mengeluarkannya dari dalam bumi dan mengikutkan rejekinya dari belakang. Lebih baik lagi yakni dengan menjadikan Shalawat Nariyah sebagai dzikir sesudah melaksanakan ibadah shalat lima waktu dan shalat sunah lainnya.
  3. Shalawat Nariyah jika dibaca sehabis selesai shalat Subuh sebanyak 41 (empat puluh satu) kali, Insha Allah apa yang dicita-citakan akan tercapai dan apa yang menjadi hajatnya akan lekas terkabul. Bahkan apabila Shalawat Nariyah ini dibaca sebanyak 100 (seratus) kali setiap hari, maka ia akan mendapatkan anugerah melebihi apa yang telah diminta, Allah swt. akan melipatgandakan kebaikan-kebaikan kepada hamba-Nya yang istiqomah membaca Shalawat Nariyah.
  4. Dengan membaca Shalawat Nariyah sebanyak bilangan para rasul Allah swt. yakni dengan cara dibaca sebanyak 313 (tiga ratus tiga belas) kali, niscaya akan dibukakan segala pintu rahasia baginya dan dapat melihat apapun yang dikehendakinya.
  5. Barangsiapa yang mampu membaca Shalawat Nariyah ini sebanyak 1000 (seribu) kali setiap hari, maka baginya akan dikaruniai sesuatu yang belum pernah terlintas dimata, telinga, fikiran, maupun hati manusia. Ibarat kata ia akan merasakan anugerah seperti para penghuni surga, Insha Allah...Aamiin Yaa Mujiibu.
  6. Para Ulama banyak menyampaikan bahwa Shalawat Nariyah dapat dibaca sebanyak 4444 (empat ribu empat ratus empat puluh empat) kali dengan niat untuk mengembalikan barang yang hilang dan akan dikembalikan Allah swt., dilancarkan rezekinya, tercapai hajat besarnya, dan menolak berbagai bencana dan kesusahan.

Doa Kita Pasti Dikabulkan Selama Tidak Tergesa-gesa

Dalam Al-Quran Surat Al-Mukmin Ayat 60, Allah Dzat Yang Maha Mengabulkan memberikan kepastian kepada hambaNya bahwa setiap do'a (permintaan) yang disampaikan niscaya akan dikabulkan. Disini sebagai insan yang beriman dan bertaqwa kita seharusnya tidak mudah berputus asa manakala sedang dirundung suatu masalah, kesulitan, musibah, dan lain sebagainya. Meskipun kita tidak pernah tahu kapan do'a yang kita panjatkan terkabul, bukan berarti kemudian kita menjadi mudah berputus asa, mudah mengeluh, dan seringkali kita mempertanyakan apakah benar Allah itu mengabulkan do'a kita (orang yang putus asa sering terbesit pemikiran bahwa Allah tidak sayang kepada dia). Perhatikan hadits berikut ini :

Doa Kita Pasti Dikabulkan Selama Tidak Tergesa-gesa
Hadits Tentang Do'a Pasti Dikabulkan Selama Tidak Tergesa-gesa

Rasulullah saw. bersabda: "Do'a setiap orang pasti diterima, selama ia tidak tergesa-gesa, yaitu berkata: "Aku telah berdo'a namun tidak dikabulkan.""(Hadits Riwayat Bukhari).

Perhatikan dan coba kita renungkan makna tergesa-gesa yang dikatakan Nabi Muhammad saw., ini mengingatkan kepada kita semua untuk tidak berfikir dan mengatakan bahwa Allah tidak mengabulkan do'a-do'a yang ia panjatkan. Sebagian manusia lebih sering berputus asa ketimbang bertawakal. Manusia kadang kurang sabar dan ingin semuanya serba instan. Hari ini minta, ya maunya hari ini dikasih. Padahal tanpa kita mintapun, Allah Yang Maha Rahman telah menganugerahkan banyak sekali kenikmatan yang sangat luar biasa yang sering manusia ingkari setiap harinya.

Kewajiban kita adalah beribadah, berdo'a terus sepanjang hayat, masalah kapan dan dimana do'a kita akan terkabul, itu adalah hak dan wewenang Allah Dzat Yang Maha Agung. Jadi, benar apa yang dikatakan baginda Nabi bahwa kita janganlah tergesa-gesa dalam berdoa.

Dzikir Shalawat Sa'aadah

Membaca shalawat untuk Nabi Muhammad saw. merupakan salah satu bentuk amalan yang sangat istimewa dan bisa mendatangkan berkah yang luar biasa bagi orang yang selalu istiqomah membacanya. Berikut ini adalah bacaan Shalawat Sa'aadah (Kebahagiaan):

Dzikir Shalawat Sa'aadah
Shalawat Sa'aadah

Allaahumma shalli 'alaa Sayyidinaa Muhammadin 'adada maa fii 'ilmillaahi shalatan daa-imatan bidawaami mulkillaah.

Yaa Allah, berikanlah shalawat kepada Nabi Muhammad sejumlah bilangan yang ada dalam pengetahuan Allah, dengan curahan rahmat yang kekal, seperti kekalnya kerajaan Allah.

KHASIAT DAN KEUTAMAAN SHALAWAT SA'AADAH
  1. Dalam kitab Afdhal ash-Shalawaat karya Syekh Ahmad as-Saawii dijelaskan bahwa nilai shalawat ini setara dengan 600.000 kali shalawat lainnya.
  2. An-Nabhani As-Sufi berkata, "Yang rutin membacanya termasuk orang yang berbahagia dunia akhirat."
  3. Untuk membuka rahasia semua (banyak) ilmu dan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang sangat banyak.
  4. Untuk mempermudah segala urusan dan untuk menghilangkan segala macam kesusahan dan kesulitan hidup.
  5. Memperoleh kebahagiaan, kesejahteraan dan keselamatan hidup di dunia dan akhirat.

CARA MENGAMALKAN SHALAWAT SA'AADAH ADALAH SEBAGAI BERIKUT:
  1. Barangsiapa yang ingin mendapatkan pahala yang sangat besar dan keberkahan yang luar biasa dari Allah swt., maka hendaknya membaca (mendzikirkan) shalawat ini sebanyak 41 (empat puluh satu) kali sesudah shalat Maghrib dan Subuh secara istiqomah.
  2. Barangsiapa yang ingin dipermudah segala macam urusannya, kemudian dihilangkan kesusahannya oleh Allah swt., dzikirkan shalawat ini sebanyak 100 (seratus) kali sesudah shalat Maghrib dan Subuh secara istiqomah.
  3. Syekh Dahlan berkata: "Barangsiapa membaca Shalawat Sa'aadah secara rutin setiap malam Jum'at sebanyak 1000 kali atau 10.000 kali atau 100.000 kali, maka ia tergolong orang-orang yang berbahagia dunia dan akhirat.
  4. Apabila kita tidak mampu membaca sebanyak contoh diatas, kita dapat membaca semampunya disaat senggang atau disaat sedang melakukan aktifitas sehari-hari yang dapat disambi membaca Shalawat. Artinya jumlah bilangan diatas hanyalah contoh, sebanyak apapun yang terpenting adalah kita istiqomah dalam membaca shalawat karena ini merupakan ibadah yang langsung dibimbing (dicontohkan) oleh Allah swt. beserta para malaikat-malaikatNya yang selalu bertasbih kepada Allah siang dan malam dan bershalawat untuk Nabi Muhammad.